April 3rd, 2008
.
Kami adalah ahli waris yang sah dari kebudayaan dunia dan kebudayaan ini
kami teruskan dengan cara kami sendiri. Kami lahir dari kalangan orang
banyak dan pengertian rakyat bagi kami adalah kumpulan caur - baur dari
mana dunia baru yang sehat dapat dilahirkan.KeIndonesiaan kami tidak semata - mata karena kulit kami yang sawo matang,
rambut kami yang hitam atau tulang pelipis kami yang menjorok kedepan,
tetapi lebih banyak oleh apa yang diutarakan oleh wujud pernyataan hati dan
pikiran kami.
Kami tidak akan memberi kata ikatan untuk kebudayaan Indonesia, kami tidak
ingat akan melap - lap hasil kebudayaan lama sampai berkilat dan untuk
dibanggakan, tetapi kami memikirkan suatu penghidupan kebudayaan baru
yang sehat. Kebudayaan Indonesia ditetapkan oleh kesatuan berbagai - bagai
rangsang suara yang disebabkan oleh suara yang dilontarkan kembali dalam
bentuk suara sendiri. Kami akan menentang segala usaha yang mempersempit
dan menghalangi tidak betulnya pemeriksaan ukuran nilai.
Revolusi bagi kami ialah penempatan nilai - nilai baru atas nilai - nilai usang
yang harus dihancurkan. Demikian kami berpendapat bahwa revolusi di tanah
air kami sendiri belum selesai.
Dalam penemuan kami, kami mungkin tidak selalu asli; yang pokok ditemui
adalah manusia. Dalam cara kami mencari, membahas, dan menelaahlah kami
membawa sifat sendiri.
Penghargaan kami terhadap keadaan keliling (masyarakat) adalah penghargaan
orang - orang yang mengetahui adanya saling pengaruh antara masyarakat dan
seniman.
Surat Kepercayaan Gelanggang 1950
»» Baca lebih lanjut »»
Ada di kategori rekreasi | hanya ada 1 komentar »»
March 28th, 2008
tadi mampir di www.jumatan.com liat ada post yg lagi anget dmana2…yo iku soal pornografi yang konon kabarnya mau dibasmi di Indonesia ini…ada link dari mas Fajar yg bertaut ke kompas.com…..baca…baca…artikelnya…wah mulia banget cita2 “pemerintah”ku ini…pertama yg saya pikir adalah dari segi tekhnisnya…wah bakalan ribed banget iki…tapi ini yang lebih panas lagi khususnya dihati
Untuk memblokir situs porno secara teknis, menurut dia pemerintah dapat menempuh dua metode atau dua sistem, yakni dari hulu dan hilir.
Di bagian hulu, kata dia, pemerintah harus memiliki kebijakan yang mewajibkan akses internet melalui satu provider resmi, dan harus dikenai pajak. “Dengan metode ini, kontrol dari pemerintah akan lebih mudah dilakukan, karena semua dapat terpantau,” katanya. Melalui sistem tersebut, kata Roy, apabila ada pelanggaran dapat segera diketahui dan bisa segera diblokir.
Sedangkan di bagian hilir, pemerintah harus meningkatkan pendidikan terhadap masyarakat, sehingga dalam diri masyarakat muncul perlawanan yang menentang segala tindakan yang merugikan masyarakat seperti penyebaran pornografi dan informasi yang menyesatkan. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa meski telah memiliki undang-undang, yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan ada perlawanan dari para ’blogger’ dan ’hacker’ yang biasanya akan mengganggu sistem pemblokiran tersebut.
quoted from kompas.com yg url halamannya ga permanen..dan link dari mas fajar d jumatan.com hari ini sudah tdak mengarah ke halaman yg saya kutip :D
- pertama kalau akses dari satu provider…???monopoli opo piyeee??trus apa sudah kebiasane kalo takut sama sesuatu dan lebih takut ga bisa mengendalikan lebih penak pake jalan pintas ae..basmi..bunuh sumbernya..kendalikan..kontrol tanpa ampun dan akhirnya “EKSPLOITED“?? *kmana arti pendidikan bagi bangsa*
- kedua…iku mulai kapan blogger ma hacker ngopeni bokep..hah…piye iki mbah2 elite hacker??bagaimaa mas2/mbak2 blogger..bukankah kita sudah terbiasa mendidik..terdidik untuk share..knowledge lewat weblog iki… berhubung aku awam..dan sing ngomong PAKAR TELEMATIKA..aku jadi bingung lagi pengertian blogger ma hacker yg selama ini aku kenal koyoke salah ???
soal mbokep ga mbokep iku kan tergantung kebutuhan =)) barangkali hiburan yg ada ini (media) sudah tidak lagi menghibur dengan mimpi2..dan mungkin juga kehabisan bahan eksploitasi…..
sebaiknya harus ada penjelasan dari kaum2 terpelajar..lebih tahu soal IT APALAGI PAKAR TELEMATIKA yg benar2 mendidik..tidak menyesatkan saya yg awam ini…
Ada di kategori rekreasi | Tinggalkan komentar »»
komentar