surat kepercayaan gelanggang

April 3rd, 2008
.

Kami adalah ahli waris yang sah dari kebudayaan dunia dan kebudayaan ini
kami teruskan dengan cara kami sendiri. Kami lahir dari kalangan orang
banyak dan pengertian rakyat bagi kami adalah kumpulan caur - baur dari
mana dunia baru yang sehat dapat dilahirkan.KeIndonesiaan kami tidak semata - mata karena kulit kami yang sawo matang,
rambut kami yang hitam atau tulang pelipis kami yang menjorok kedepan,
tetapi lebih banyak oleh apa yang diutarakan oleh wujud pernyataan hati dan
pikiran kami.

Kami tidak akan memberi kata ikatan untuk kebudayaan Indonesia, kami tidak
ingat akan melap - lap hasil kebudayaan lama sampai berkilat dan untuk
dibanggakan, tetapi kami memikirkan suatu penghidupan kebudayaan baru
yang sehat. Kebudayaan Indonesia ditetapkan oleh kesatuan berbagai - bagai
rangsang suara yang disebabkan oleh suara yang dilontarkan kembali dalam
bentuk suara sendiri. Kami akan menentang segala usaha yang mempersempit
dan menghalangi tidak betulnya pemeriksaan ukuran nilai.

Revolusi bagi kami ialah penempatan nilai - nilai baru atas nilai - nilai usang
yang harus dihancurkan. Demikian kami berpendapat bahwa revolusi di tanah
air kami sendiri belum selesai.

Dalam penemuan kami, kami mungkin tidak selalu asli; yang pokok ditemui
adalah manusia. Dalam cara kami mencari, membahas, dan menelaahlah kami
membawa sifat sendiri.

Penghargaan kami terhadap keadaan keliling (masyarakat) adalah penghargaan
orang - orang yang mengetahui adanya saling pengaruh antara masyarakat dan
seniman.

Surat Kepercayaan Gelanggang 1950

»» Baca lebih lanjut »»

kategori

arsip

komentar

JUMATAN - Tempatnya Gelar Tikar